Solo (ANTARA) –

Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, membuka ruang belajar bagi kalangan akademisi baik dalam dan luar negeri melalui penyelenggaraan simposium.

 

“Kali ini merupakan simposium internasional pertama yang diselenggarakan. Bagaimana Mangkunegaran dalam perjalanan yang panjang bisa membentuk kebudayaan Jawa,” kata Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X di sela simposium di Solo, Jumat.

 

Ia mengatakan fungsi dan kewenangan Mangkunegaran berubah seiring perjalanan waktum namun sejauh mana kontribusi dari peninggalan Mangkunegaran bisa dilihat hingga hari ini.

 

Sebagai upaya mempelajari kembali peninggalan penguasa Mangkunegaran terdahulu, pihaknya bersama dengan perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri menginisiasi acara simposium tersebut.

 

“Acara ini dihadiri oleh akademisi, profesor dari Belanda dan Jerman. Kami membuka Mangkunegaran jadi ruang diskusi, ruang belajar, bertumbuh, agar semua kalangan bisa belajar tentang Mangkunegaran,” katanya.

 

Selanjutnya ia berharap pengetahuan tersebut dibawa dan dikenalkan ke seluruh dunia.

 
 

 

Pewarta : Aris Wasita
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *