MANADOPOST.ID – Kedatangan kapal pesiar Queen Mary 2 ke Kota Bitung, Sabtu (9/3), tidak hanya menjadi momen penting bagi industri pariwisata, tetapi juga memberikan berkah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dermaga Pelabuhan Samudera Bitung dipadati oleh ratusan tenan yang menawarkan beragam produk UMKM, dan para wisatawan mancanegara terlihat sangat tertarik dengan hasil karya mereka.

Para pelaku UMKM di Kota Bitung berhasil menarik perhatian para wisatawan dengan produk-produk unik dan berkualitas yang mereka tawarkan.

Mulai dari kerajinan tangan, souvenir, makanan dan minuman khas daerah, hingga produk-produk kerajinan tradisional, semuanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung kapal pesiar Queen Mary 2.

Bahkan terpantau, ada wisatawan yang memborong topi tolu. Kehadiran wisatawan mancanegara ini memberikan peluang emas bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar mereka.

Tidak hanya itu, para wisatawan juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kualitas dan keunikan produk-produk UMKM Kota Bitung, yang membantu mempromosikan potensi ekonomi lokal di mata dunia.




Dengan demikian, kedatangan wisatawan mancanegara tidak hanya memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi para pelaku UMKM di Kota Bitung.

Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, mengatakan hal inilah yang terus menjadi harapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung bagi masyarakatnya.

“Kedatangan kapal pesiar ini dapat menjadi dorongan ekonomi yang signifikan bagi Kota Bitung, dengan memberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.

Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh UMKM dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Diketahui, kedatangan Queen Mary 2 merupakan kali kedua setelah sebelumnya pernah datang ke Kota Bitung pada 28 Februari 2015.

Queen Mary 2, adalah kapal pesiar terbesar di dunia saat dibangun pada tahun 2003. Namun, Queen Mary 2 kehilangan gelarnya setelah MS Freedom of the Seas, milik Royal Caribbean International dibangun pada tahun 2006.e

Queen Mary 2, telah bertolak dari Pelabuhan Bitung pukul 18.00 WITA, dengan tujuan berikutnya yaitu Hong Kong yang dijadwalkan akan tiba pada tanggal 13 atau 14 Maret 2024.

Adapun penumpang di kapal pesiar Queen Mary 2 sebanyak 2.394 orang dan kru 1.240 orang. “Total penumpang dan kru kapal Queen Mary 2 sebanyak 3.634 orang,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung, Pingkan Kapoh.(tr-01)

 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *