[ad_1]


Valencia

Wasit Jesus Gil Manzano meniup peluit panjang saat gol Jude Bellingham dalam proses tercipta. Real Madrid heran betul dengan keputusan itu.

Drama terjadi di Mestalla, dalam laga Valencia vs Real Madrid, Minggu (3/3/2024) dini hari WIB. Pertandingan yang tuntas 2-2 itu bikin tim tamu mengamuk.

Sebab, gol ketiga Madrid di akhir laga rupanya dianulir Jesus Gil Manzano. Wasit asal Spanyol itu meniup peluit panjang hanya dua detik sebelum gol Madrid tercipta.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam prosesnya, Bellingham membuat gol di menit akhir pertandingan lewat sebuah sundulan. Ia menyambut umpan Brahim Diaz, dan mengirim masuk bola ke gawang.

Namun, Jesus Gil Manzano rupanya meniup peluit panjang saat bola masih di udara. Alhasil, bola sundulan Jude Bellingham yang masuk ke gawang tak disahkan.

Hal itu yang bikin ngamuk pemain Madrid. Bellingham sampai dikartu merah karena mengumpat kasar kepada wasit 40 tahun itu.

Madrid heran betul dengan keputusan wasit. Sampai-sampai Los Blancos menyemprotnya dalam rilis resmi.

“Keputusan wasit Gil Manzano, yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghalangi Real Madrid mengalahkan Valencia di Mestalla,” tulis Madrid.

“Dengan skor 2-2 dan di akhir permainan, Brahim memberikan umpan silang ke dalam kotak dan Bellingham menyundul bola untuk menjadikannya 3-2. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena ia meniup peluit panjang saat umpan dari Brahim Diaz masih di udara.”

“Pemimpin klasemen LaLiga itu pantas mendapatkan tiga poin, namun harus puas dengan satu poin setelah bangkit dari ketertinggalan 2-0. Dua gol Vini Jr menyeimbangkan pertandingan, yang akhirnya diselesaikan keputusan Gil Manzano,” sindir Madrid.

Hasil imbang melawan Valencia sendiri tak menggoyahkan posisi Real Madrid. Jude Bellingham dkk masih memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 66 poin dari 27 laga, unggul tujuh poin dari Girona, yang baru bermain 26 kali.

Simak Video “Aksi Real Madrid, Menang Dengan 10 Pemain Lewat Gol Injury Time
[Gambas:Video 20detik]
(yna/cas)

[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *