[ad_1]

Jakarta (ANTARA/JACX) – Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyinggung soal jumlah pengangguran di Indonesia yang sudah mencapai 8 juta penduduk. Selain itu, Muhaimin juga menyinggung 80 juta penduduk Indonesia memang sudah bekerja, namun di sektor informal.

Muhaimin menyinggung tentang pengangguran dalam debat calon wakil presiden Pemilu 2024 yang digelar, pada Selasa (22/12/2023) di JCC, Jakarta.

Berikut kutipan pembicaraan Muhaimin:

“Angka pengangguran sudah 8 juta, 80 juta memang bekerja tetapi di sektor informal. Mereka tidak mendapat penghasilan yang pasti, bahkan dompetnya dipastikan tipis,”

Namun, benarkah angka pengangguran di Indonesia capai delapan juta dan 80 juta bekerja disektor informal?

Penjelasan:

Menurut Dosen Fakultas Administrasi Fiskal Universitas Indonesia, Neni Susilawati, pernyataan bahwa sekitar 80 juta penduduk Indonesia bekerja di sektor informal tampaknya cukup akurat, berdasarkan data yang tersedia:

1. Proporsi Pekerja di Sektor Informal pada 2022: Menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2022 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas pekerja Indonesia, yaitu 59,31 persen, bekerja di sektor informal. Pada tahun 2022, ada 209,42 juta orang Indonesia yang masuk usia kerja.

2. Jumlah Pekerja Informal pada Tahun 2021 dan 2022: Pada tahun 2021, tercatat ada 77,9 juta orang yang bekerja di sektor informal di Indonesia. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada Agustus 2022, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 80,24 juta orang, setara dengan 59,31 persen dari total penduduk yang bekerja di dalam negeri.

3. Peningkatan Jumlah Pekerja Informal pada Februari 2023: Jumlah penduduk Indonesia yang bekerja di sektor informal terus meningkat, tercatat pada Februari 2023 mencapai 83,34 juta orang, menunjukkan tren peningkatan jumlah pekerja di sektor informal sejak pandemi COVID-19.

Data ini mengindikasikan bahwa klaim tentang 80 juta penduduk Indonesia yang bekerja di sektor informal cukup mendekati kenyataan, terutama mengingat tren peningkatan jumlah pekerja informal yang terus berlanjut. Sektor informal menjadi bagian penting dari ekonomi Indonesia, namun sering kali terkait dengan ketidakstabilan pendapatan dan kurangnya perlindungan sosial bagi para pekerjanya.

Artikel ini adalah hasil kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen, Asosiasi Media Siber Indonesia, Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia, Cekfakta.com bersama 18 media di Indonesia.

#cekfakta #livefactchecking #koalisicekfakta #pemilu2024 #pilpres2024 #lawanhoaks

[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *